Tampilkan postingan dengan label laporan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laporan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Juli 2014
Contoh Laporan Pembuatan Biodiesel
Laboratorium Kimia MA
Negeri Batam
Ujian Akhir Praktikum XII
IPA
2013/2014
A.
Judul : Pembuatan Biodiesel
Hari / Tanggal : Jumat, 4 April 2014
Tempat : Ruang Tata Boga
B.
Tujuan Praktikum
Mengetahui pembuatan cara mendaur ulang bahan yang tidak
bisa digunakan lagi menjadi bahan bakar alternative
C.
Dasar Teori
Biodiesel merupakan suatu
nama dari Alkyl Ester atau rantai panjang asam lemak yang berasal dari minyak
nabati maupun lemak hewan. Biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar pada
mesin yang menggunakan diesel sebagai bahan bakarnya tanpa memerlukan
modifikasi mesin. Biodiesel tidak mengandung petroleum diesel atau solar.
Biodiesel adalah senyawa
mono alkil ester yang diproduksi melalui reaksi tranesterifikasi antara
trigliserida (minyak nabati, seperti minyak sawit, minyak jarak dll) dengan
metanol menjadi metil ester dan gliserol dengan bantuan katalis basa. Biodiesel
mempunyai rantai karbon antara 12 sampai 20 serta mengandung oksigen. Adanya
oksigen pada biodiesel membedakannya dengan petroleum diesel (solar) yang
komponen utamanya hanya terdiri dari hidro karbon. Jadi komposisi biodiesel dan
petroleum diesel sangat berbeda.
Biodiesel secara nyata
dapat mengurangi pencemaran, mengurangi hidrokarbon yang tidak
terbakar,karbonmonoksida, sulfat, polisiklikaromatik hidrokarbon, dan hujan
asam.
Sifat - sifat yang
terdapat di biodiesel yaitu :
·
Dapat Diperbarui (Renewable)
·
Mudah terurai oleh bakteri (Biodegradable)
·
Ramah Lingkungan
·
Menurunkan emisi (CO, CO2, SO2)
·
Menghilangkan asap hitam
·
Sifat pelumasan lebih bagus.
·
Digunakan oleh mesin diesel
Dasar
teori biodiesel adalah ester asam lemak yang dihasilkan dari reaksi
transesterifikasi minyak nabati atau hewani. Biodiesel yang dihasilkan ini
sangat potensial untuk menggantikan bakar solar yang cadangannya sudah menipis.
Reaksi pembuatan biodiesel termasuk reaksi trasesterifikasi.
Pada
pembuatan biodiesel dapat digunakan katalis basa (KOH, NaOH), asam ( H2SO4,
HCL) dan katalis padat.
![]() | ||
| foto temen ane bawa biodesel ( botol) sama lapisan biodesel (gelas plastik) CANTIK KAN? :D |
Untuk melihat contoh laporan ini lebih lengkap, silahkan unduh dibawah ini
UNDUH DISINI
Laporan Praktikum Susunan Hambatan
Laporan Praktikum Susunan Hambatan
Judul
: Susunan Hambatan
Tujuan
: Menentukan besarnya kuat arus yang mengalir
melalui rangkaian seri dan paralel.
Selasa, 15 Juli 2014
Laporan Hasil Wawancara : Pekerjaan Sebagai Supir taksi
LAPORAN
HASIL WAWANCARA
Hari/tanggal : Minggu, 07 Oktober 2012
Waktu
: 09.00 WIB
Tempat : Rumah narasumber
Narasumber : Enden Adiwijaya , supir taksi
Pewawancara : Ika Wulandari
Nurrahmah
Syarifah Raisha
Topik : Pekerjaan sebagai supir
Pertanyaan :
Selasa, 24 Desember 2013
Laporan Fisika - Adanya Aksi dan Reaksi
LAPORAN
FISIKA
ADANYA AKSI DAN REAKSI
DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD RIZAL
NURRAHMAH
PUTRI WAHYU NINGSIH
MAN
BATAM
TP
: 2013/2014
I.
Hari / Tanggal : Selasa 17 Desember 2013
II.
Tempat : Rumah Nurrahmah
III.
Nama Alat :
Pop Pop Boat
IV.
Tujuan :
Mengetahui adanya aksi dan reaksi
V.
Dasar teori :
Hukum
Newton III yang berbunyi “Jika benda pertama memberikan gaya pada benda kedua maka benda kedua akan memberikan gaya yang
besarnya sama tetapi arahnya berlawanan” menjadi dasar teori bagaimana perahu
ini bekerja.
Dengan menerapkan hukum Newton III
yaitu gaya aksi = – gaya reaksi,
mainan sederhana ini dapat bekerja.
VI.
Alat dan Bahan :
1. Cutter
2. Lakban
3. Lem
4. Gunting
5. Mancis
6. Pipa
aluminium
7. Kaleng
8. Kotak
susu
9. Lilin
VII.
Cara Pembuatan :
1. Siapkan
alat dan bahan
3. Lipat
dan lem potongan kaleng dan sisakan sedikit bagian yang terbuka pada satu sisi
5. Lem
sisi tersebut hingga tertutup sempurna
7. Potong
kotak susu secara vertikal menjadi dua bagian sebagai badan kapal
VIII.
Cara Kerja :
1. Masukkan
air kedalam pipa aluminium
2. Letakkan
lilin dibawah lempengan kaleng
3. Hidupkan
lilin dan lalu letakkan diatas air dan tunggu sebentar hingga pipa mengeluarkan
gelembung dan kapal siap bergerak.
IX.
Kesimpulan :
Pada
bagian bawah perahu ‘‘pop pop’’ terdapat dua buah pipa kecil menyerupai
knalpot. Air dimasukkan ke dalam pipa kecil ini, yang nantinya akan memenuhi
wadah penampung air yang terdapat di dalam perahu.
Api
yang ditimbulkan dari pembakaran potongan kaleng ini akan memanaskan air yang
ada dalam wadah penampung air di dalam perahu. Air ini lama kelamaan akan
menguap dan mendesak keluar melalui pipa kecil tadi.
Gaya
aksi yang ditimbulkan dari uap yang keluar menyebabkan air juga memberikan gaya
reaksi yang mendorong perahu. Gaya reaksi dari air inilah yang menyebabkan
perahu dapat berjalan.
Selasa, 17 September 2013
Laporan - Contoh Laporan Presentasi Karya Ilmiah
LAPORAN PRESENTASI
KARYA ILMIAH
DISUSUN OLEH :
·
FADLY ALHAMIDI
·
NURRAHMAH
·
YOLANDA FENNY A
·
YULIANA PERTIWI
MAN BATAM
TP : 2013/2014
PERSENTASI
KARYA ILMIAH
PENGARUH
MEDIA TANAH TERHADAP
PERTUMBUHAN
DAN PERKEMBANGAN TAMANAN KACANG HIJAU
Hari/tanggal : Senin, 8 September 2013
Waktu : 12.00 WIB
Tempat : Laboratorium Biologi
Hadir : Guru pembimbing dan 18 siswa
XII IPA
Peneliti :
§ Fadly
Alhamidi
§ Nurrahmah
§ Yolanda
Fenny A
§ Yuliana
Pertiwi
A. Agenda
1. Pemaparan
karya ilmiah pada tanggal 8 September 2013 di laboratorium biologi MAN BATAM.
2. Diskusi
pertanyaan dan saran.
3. Mengoreksi
kesalahan pada karya ilmiah.
B. Hasil
Persentasi
1. Pemaparan
karya ilmiah
a) Pemaparan
dilakukan oleh Fadly Alhamidi, Nurrahmah, Yolanda Fenny A, dan Yuliana Pertiwi
S, yang berjudul “Pengaruh Media Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan
Tanaman Kacang Hijau”
b) Pemaparan
terkait dengan pengaruh media tanah terhadap pertumbuhan dan perkembangan
tanaman kacang hijau.
2. Lain-lain
Pada
persentasi karya ilmiah ini, waktu yang dibutuhkan tidak cukup untuk
melanjutkan persentasi. Sehingga pemaparan karya ilmiah hanya separuh. Dan juga
tidak ada pertanyaan dari pendengar.
C. Saran
1. Waktu
yang dibutuhkan sangat sedikit sehingga peneliti tidak sempat memaparkan
keseluhan dari karya ilmiah. Sebaiknya para kelompok peneliti lainnya
menggunakan waktu dengan baik agar kelompok peneliti terakhir tidak kekurangan
waktu untuk memaparkan karya ilmiah.
2. Kondisi
pendengar sangat bising , pemaparan yang disampaikan hanya bisa sebagian dari pendengar. Sebaiknya
pendengar menghargai kelompok yang sedang presentasi.
Jumat, 05 Juli 2013
Laporan - Pembuatan Tempe
LAPORAN
PROSES PEMBUATAN TEMPE
DISUSUN OLEH :
·
Fadly Al-hamidi
·
Nofrizal
·
Nurrahmah
·
Putri Wahyu Ningsih
·
Yuliana Pertiwi Setiono
TP
: 2012/2013
MAN 1 BATAM
MAN 1 BATAM
Tempat praktik :
Ruang tata boga MAN 1 Batam
Nama anggota :
- Fadly Al-hamidi
- Nofrizal
- Nurrahmah
- Putri Wahyu Ningsih
- Yuliana Pertiwi Setiono
- Nofrizal
- Nurrahmah
- Putri Wahyu Ningsih
- Yuliana Pertiwi Setiono
Judul :
Pembuatan Tempe
A. Tujuan : Membuat
tempe dan mengetahui proses pembuatan tempe
B. Alat dan bahan :
1.
Baskom
2.
Saringan
3.
Dandang
5.
Sotel
Kayu
4. Kipas Angin/Kipas
6.
KomporTampah
7.
Lilin
gambar
1. alat dan bahan yang akan digunakan
8.
Tusuk
Sate
9.
Kantong
Plastik
B.
BAHAN
1.
Kacang
Kedelai
2.
Ragi
Tempe
C. Cara kerja :
1.
Cucilah
tampah, ayakan, kipas dan cukil yang akan digunakan, kemudian dikeringkan.
2.
Bersihkan
kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian dikeringkan.
3.
Rendam
kacang kedelai yang telah dicuci bersih
selama 12-18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi agar biji kedelai
menyerap air sebanyak mungkin).
Gambar 2. kedelai direndam dengan air dingin biasa
4.
Lepaskan
kulit biji kedelai yang telah lunak, kemudian cuci atau bilas dengan
menggunakan air bersih.
Gambar 3. (A) melepas kulit kedelai (B) mencuci kedelai
5.
Kukus
/ rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.
Gambar 4. merebus kedelai
6.
Setelah
biji kedelai terasa empuk, tuangkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah
dibersihkan, lalu diangin-angin dengan kipas/kipas angin sambil diaduk-aduk
hingga biji-biji tersebut terasa hangat.
7.
Taburkan ragi tempe (RAPRIMA)
yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1/2
sendok untuk 1 kg).
Gambar 6. Setelah diberi ragi, kedelai diaduk sampai merata
8.
Siapkan
kantong plastic atau daun pisang, atau daun jati untuk pembungkus. Bila kantong
plastic yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang-lubang kecil pada
kantong tersebut dengan menggunakan lidi atau garpu.
9.
Masukkan
kedelai yang telah diberi ragi tempe (RAPRIMA) ke dalam pembungkusnya, atur
ketebalannya sesuai dengan selera.
Gambar 7. (A) memasukkan kedelai kedalam plastik (B) tutup plastic
dengan lilin (C) menusuk plastic dengan lidi untuk membuat lubang.
10. Proses fermentasi kacang kedelai
ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau hingga seluruh permukaan
kacang kedelai tertutupi jamur.
Gambar 8. Kacang kedelai diletakkan di suhu kamar
11. Setiap sore dan pagi hari tempe
dibalikkan agar proses fermentasi kacang kedelai merata.
Langganan:
Postingan (Atom)


















